Modul SMK, Akuntansi, Keislaman, Tarbiyah, Motivasi dan Inspirasi

Bisnis Online yang menepati janji dan bukan Tipuan. Mari Bergabung...

Ku akhiri hari siang itu dengan kata" aku bukanlah matahari yang terus memancarkan cahayanya dengan terang dan menerangi. Mungkin bahkan aku bukanlah lebih terang dari lilin dalam menerangi".

sebagai seorang guru, berkutat dengan buku dan bergaul dengan anak-anak adalah hal yanng pasti dialami. Dalam mengajar, aku lebih memposisikan diri sebagai kawan bagi anak2q. Ku ingin mereka berkata, bercerita dan berbagi segalanya tentang perjalanan mereka dan cita-cita besar mereka.
Ku sadari bahwa tidak ada makhluk yang serupa atau sama. Sering ku tatap macam ikan, macam pohon dan luar biasa tak ada yang serupa antara jenis satu dengan yang lainnya. Ini pula yang ku jadikan salah satu acuan dalam mengajar, bahwa tak seorang pun dari anak2 Q yang sama.
Inilah tantangan sekaligus harapan bagi ku sebagai guru. Membawa anak2Q menjadi diri mereka sendiri dalam perjalanan hidupnya.
Sebagai guru Ekonomi akau tak memaksakan diri dengan mengharuskan anak2Q meraih nilai 8,9 atau 10. yang ku inginkan pada mereka adalah adanya kesadaran bahwa tak ada tanaman yang tidak berguna. semua benih memiliki masa tumbuh dan berbuah sendiri-sendiri.
Mungkin diantara mereka ada yang suka pada mata pelajaran tertentu. Maka aku katakan, nak oleh kau cintai sesuatu, tapi jangan berlebihan. bisa jadi apa yang kau tidak suka hari ini adalah sesuatu yang justru sangat kau butuhkan esok hari. Artinya ingin ku katakan pada mereka, ada masanya sesuatu yang tidak menarik hatinya saat ini justru menjadi penopang hidupnya kelak. karena memang ilmu seperti benih, ada saatnya tumbuh dan berbuah sendiri-sendiri.

Di sisi lain, ku pahami bahwa tak mungkin semua orang punya perasaan yang sama terhadap sesuatu. pasti ada yang suka dan tidak suka. dan inilah yang merupakan realitas hidup kita. Termasuk pelajaran yang ku ampu dan caraku mengajar.

tentu aku bahagia jika mereka bisa menguasai pelajaran dengan baik.namun, bukan berarti anak2q harus bekerja diluar kemampuan mereka. tidak mungkin anak2 itu hanya hidup dari hanya satu pelajaran saja. Begitu pula cara mengajar ku, tentu itu bukan yang terbaik untuk semua orang. maka ku katakan pada mereka ....
"aku bukanlah matahari yang mampu bersinar di atas hampir seluruh permukaan bumi, aku mungkin tidak lebih terang dari lilin, namun inilah perjuanganku dan warna cintaku pada kalian, jika aku bukan matahari, ku harap kalian jadi rembulan yang menerangi langkah hidupmu dan belajarmu"

Jika kalian berkenan... ku sangat berbahagia jika siapapun dirimu ... berkenan berbagi saran... masukan ... dan ... kesan dengan ku melalui komentar dalam blok ini.

Selamat mengerjakan tes,... doa Q moga Allah SWT memuliakan diri kalian dengan islam dan memuliakan islam dengan kalian.
Wassalaam

Al Faqir ilaallah
Jaka Pramono,S.Pd.




No comments for "Lama Sudah Kita Bersama"!

Artikel Populer

REMBULAN HATI

MENCERAHKAN HATI DENGAN CAHAYA-NYA MENYINARI BUMI DENGAN SYARIAT-NYA

FB _Q

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Diberdayakan oleh Blogger.